Follow my blog with Bloglovin

Prosedur Pengajuan Pendirian Madrasah Ibtidaiyah

Jan 25, 2023 madrasah

Prosedur Pengajuan Pendirian Madrasah Ibtidaiyah

Proses pengajuan pendirian madrasah ibtidaiyah di Indonesia diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Berikut adalah beberapa langkah umum dalam prosedur pengajuan pendirian madrasah ibtidaiyah:

Persiapan

Persiapan dilakukan dengan mengumpulkan dokumen yang diperlukan seperti surat permohonan, surat keterangan dari desa/kelurahan dan kecamatan, dan dokumen pendukung lainnya.

Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan dengan mengajukan permohonan pendirian madrasah ibtidaiyah kepada Badan Pendidikan dan Pengembangan Madrasah (BP2M) atau Kementerian Agama setempat.

Verifikasi

BP2M atau Kementerian Agama akan melakukan verifikasi dokumen yang diajukan. Verifikasi ini meliputi verifikasi dokumen administratif dan verifikasi lokasi.

Survei

Survei dilakukan untuk mengetahui kebutuhan pendidikan di daerah tersebut dan untuk mengevaluasi fasilitas yang tersedia untuk madrasah ibtidaiyah yang akan didirikan.

Persetujuan

Setelah verifikasi dan survei selesai dilakukan, BP2M atau Kementerian Agama akan memberikan persetujuan atau menolak permohonan pendirian madrasah ibtidaiyah yang diajukan.

pengajuan Pendirian Madrasah Ibtidaiyah

Penerbitan Surat Izin Operasional (SIO)

Jika permohonan diterima, BP2M atau Kementerian Agama akan mengeluarkan Surat Izin Operasional (SIO) yang dapat digunakan sebagai bukti legalitas pendirian madrasah ibtidaiyah.

Pengajuan Pendirian Madrasah Ibtidaiyah

Syarat-syarat yang diperlukan

Untuk pengajuan pendirian madrasah ibtidaiyah di Indonesia, beberapa syarat yang diperlukan antara lain:

  • Memiliki lokasi yang sesuai dan memenuhi syarat
  • Memiliki surat ijin dari pemerintah setempat
  • Memiliki rencana pengelolaan dan program pembelajaran yang sesuai
  • Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dan berpengalaman
  • Memiliki dana yang cukup untuk menunjang keberlangsungan madrasah
  • Memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan setempat
  • Memiliki izin dari Kemendikbud
  • Memiliki izin dari Kemenag

Catatan: Syarat di atas dapat berbeda di setiap daerah, pastikan untuk mengecek kebenaran syarat dengan pihak terkait di daerah Anda.

Proses pendirian madrasah ibtidaiyah memerlukan prosedur yang cukup panjang dan melibatkan berbagai pihak, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup. Namun, dengan mempersiapkan dokumen yang diperlukan secara baik dan benar serta memenuhi syarat yang ditentukan, dapat mempermudah proses pendirian madrasah ibtidaiyah.


SHARE NOW