Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Jan 16, 2023 Kaligrafi Arab

Kaligrafi Khat Nast’liq dari Khat Farisi

Kaligrafi Khat Nast’liq dari Khat Farisi begitu populer sampai saat ini terutama di Iran dan Irak. Jenis Khat ini memiliki sejarah yang panjang dan banyak berperan pada perkembangan da’wah islam.

Asal Usul Tulisan Farisi

Sesuai namanya, Farisi memiliki asal usul dari negeri Persia. Lebih khusus, tulisan ini disebut engan Ta’liq kemudian dengan disebut Nastaliq sebagaimana akan kami jelaskan sejarahnya. Negara Persia sebelum Islam, memiliki tulisan khas mereka sendiri yang disebut tulisan Bahlawi. Setelah Islam masuk ke negeri mereka, orang orang Persia menulis dengan tulisan Arab, dan tulisan mereka sendiri mulai dilupakan. Meski demikian, tampaknya pengaruh tulisan asli mereka masih memberikan ciri khas bagi tulisan Arab mereka.

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Perkembangan Gaya Menulis Nasta’liq

Selanjutnya, seiring dengan perkembangan tulisan naskhi dan tsuluts, para seniman negeri negeri Persia (meliputi Iran, Afghanistan, India dan Pakistan) mulai memadukan keindahan naskhi dan tsuluts dengan gaya menulis nenek moyang mereka. Maka lahirlah sebuah gaya menulis yang disebut Ta’liq yang populer penggunaannya pada abad 11 – 13 H. Taliq memiliki arti menggantung, karena tulisan ini biasanya ditulis dengan model menggantung. Pada tahapan berikutnya, kaligrafi Ta’liq disederhanakan bentuknya sehingga tidak timbul kesan ruwet dan sulit dibaca. Hal ini karena tiulisan ta’liq mulai digunakan dalam penulisan karya karya ilmiyah yang harus mudah dibaca, dan jelas. Tulisan ini kemudian disebut NASTA’LIQ merupakan gabungan dari kata NASKH dan TA’LIQ. Maksudnya tulisan ta’liq yang berfungsi seperti naskh. Tulisan Nasta’liq ini dikembangkan oleh MIR ALI AL-THIBRIZI pada pertengahan abad ke 9 H setelah ia bermimpi melihat burung burung dan sekawanan bebek terbang

Keindahan dan Keunikan Nasta’liq

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

karya seni yang sangat indah dan original. Keindahannya akan tetap terjaga karena tidak semua orang dapat menguasai tulisan ini. Sangat sulit menguasainya sehingga ia menjadi standar bagi seorang seniman untuk mendapat gelar “khattaat”.

Lihat : Kaidah Penulisan Khat Farisi

Penggunaan Nasta’liq dalam Seni dan Budaya Persia

Nasta’liq menjadi salah satu gaya menulis yang sangat digemari oleh para seniman Persia dan sekitarnya. Gaya menulis ini digunakan dalam berbagai macam karya seperti manuskrip Al-Quran, buku-buku ilmiah, surat-menyurat, serta karya seni lainnya seperti lukisan dan patung.

Keindahannya yang khas dan kompleks membuat Nasta’liq menjadi gaya menulis yang menjadi ciri khas budaya Persia dan sekitarnya. Selain digunakan dalam karya seni, Nasta’liq juga digunakan dalam penamaan produk-produk lokal seperti karpet, pakaian, dan kerajinan tangan. Penggunaan Nasta’liq dalam penamaan produk ini menunjukkan betapa pentingnya gaya menulis ini dalam budaya dan ekonomi negara-negara yang terkenal dengan kaligrafi Nasta’liq.

Kesulitan dalam Mengulas Nasta’liq

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Nasta’liq juga menjadi salah satu gaya menulis yang digunakan dalam pengajaran kaligrafi di sekolah-sekolah dan universitas di Persia dan sekitarnya. Pelajaran kaligrafi Nasta’liq dianggap sebagai salah satu cara untuk menghormati dan menjaga warisan budaya Persia. Namun, karena kesulitannya dalam dipelajari, hanya sedikit orang yang mampu menguasai gaya menulis ini dan menjadi seniman kaligrafi Nasta’liq yang handal.

Gaya penulisan yang Kompleks tapi sederhana

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Selain itu, Nasta’liq merupakan gaya menulis yang sangat kompleks. Penulisannya memerlukan ketrampilan yang tinggi dalam menulis. Hal ini menyebabkan banyak orang yang ingin belajar Nasta’liq harus mengikuti pelatihan yang cukup panjang dan berkelanjutan. 

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Kemampuan menulisnya harus langsung atas bimbingan para ahli kaligrafi yang sudah berpengalaman. Selain itu, juga memerlukan kesabaran dan ketekunan yang tinggi untuk dapat menguasai gaya menulis ini dengan baik. Itulah khat farisi gaya ini yang sepintas kelihatannya sedrhana tapi sebenarnya kompleks.

Nasta’liq Memiliki Nilai Seni dan Budaya

Nasta’liq juga merupakan gaya menulis yang sangat kaya akan sejarah dan budaya. Oleh karena itu, untuk dapat memahami dan menguasai gaya menulis ini, seseorang harus memahami sejarah dan budaya Persia dan sekitarnya. Hal ini menambah kesulitan dalam belajar Nasta’liq karena seseorang harus mempelajari banyak hal selain belajar menulis sendiri.

Meskipun begitu, banyak orang yang tetap berusaha untuk belajar dan menguasai Nasta’liq karena keindahan dan nilai seni yang dimilikinya. Banyak juga yang berusaha untuk menyebarkan pengetahuan dan ketrampilan dalam Nasta’liq kepada generasi muda agar budaya dan seni ini tetap lestari dan hidup.

Kaligrafi Khat Nast'liq dari Khat Farisi

Selain itu, Nasta’liq juga merupakan gaya menulis yang sangat unik dan memiliki ciri khas tersendiri. Keindahannya yang kompleks dan kaya akan detail membuat Nasta’liq menjadi gaya menulis yang sangat dihargai dalam dunia seni dan budaya. Banyak karya-karya kaligrafi Nasta’liq yang diakui sebagai karya seni yang luar biasa dan dihargai dengan harga yang tinggi.

Nasta’liq juga memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah dan budaya Persia. Gaya menulis ini menjadi salah satu simbol budaya dan seni Persia yang dihormati dan dikenang oleh masyarakat setempat. Banyak juga yang menganggap Nasta’liq sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Secara keseluruhan, Nasta’liq merupakan gaya menulis yang sangat penting dalam budaya dan seni Persia. Keindahannya yang unik dan kompleks membuatnya menjadi gaya menulis yang diakui di seluruh dunia. Namun, karena kesulitannya dalam dipelajari, hanya sedikit orang yang mampu menguasai gaya menulis ini dan menjadi seniman kaligrafi Nasta’liq yang handal. Namun, dengan usaha yang keras dan kesabaran yang tinggi, seseorang dapat menguasai Nasta’liq dan menikmati keindahannya serta menjadi bagian dari pelestarian budaya dan seni Persia.